hai semuanya kali ini saya mau mengulas tentang kurikulum di indonesia, kenapa saya bahas ini, karena di indonesia pernah menerapkan kurikulum 2013 tapi gagal. karena kegagalan inilah saya ingin mengulasnya
Yang pertama saya akan membandingkan kurikulum indonesia dengan kurikulum di firlandia ( negara dengan pendidikan Terbaik )
Kalau di indonesia kita belajar minimal 6 - 9 jam per hari sedangkan kalau di firlandia hanya 4 - 5 jam sehari. kalau menurut saya sih firlandia itu tahu betapa stressnya anak anak jika mereka belajar terlalu lama, percuma saja kan jika belajar lama tapi tak ada satupun ilmu yang lengket lebih baik belajar sebentar tetapi ilmunya nyangkut
Yang kedua di firlandia sana kalau ingin bersekolah umur minimal 7 tahun
Berarti Disana Tidak Ada Tk Atau Play Group?
oh tentu ada tetapi mereka bukan di ajar untuk membaca tetapi mereka di latih untuk menari, menyanyi, bermain, dan juga berkenalan dengan teman temannya jadi mereka akan bahagia di masa kecilnya. beda dengan di indonesia anak ber umur 3 tahun sudah di ajarkan menghitung, membaca itu akan membuatnya stress stress dan stress jadi alangkah baiknya jika kita mengskolahkan anak pada umur 7 tahun
Yang Ketiga Di firlandia tidak ada Sekolah Favorite
KArena di sana kualitas sekolah semuanya sama jadi tidak ada sekolah favorite atau sekolah idaman sehingga kualitas belajar merata
Yang Keempat Mereka Tidak Ada Ulangan
Ulangan itu tidak ada gunanya karena di firlandia sana yang dicari bukan nilai tapi ilmu lain halnnya dengan indonesia para pelajar rela membeli kunci untuk mencapai nilai yang tinggi
Yang Kelima Tidak ada remedi atau tinggal kelas
disana tidak ada remedi atau gagal tetapi itu adalah kesuksesan yang ditunda sehingga tidak ada murid yang merasa minder lain halnya dengan indonesia guru guru nya hanya melakukan remedi tanpa meningkatkan kualitas pembelajran
Yang Keenam Tidak ada Rangking 1
di frilandia tidak ada yang namanya rangking 1, juara umum atau yang sejenisnya menurut mereka Tidak ada siswa yang bodoh tetapi mereka hanya malas lain halnnya dengan indonesia menggunakan rangking 1 sehingga murid murid yang rangking rendah di cuekin
Kesimpulan
Jika Indonesia Ingin menjadi negara yang berkualitas dalam segi pendidikan ada beberapa hal yang harus di rombak seperti belajar 4 jam sehari dan memberikan istirahat minimal 15 menit setelah belajar 45 menit, menghilangkan LKS dan menghilangkan ujian karena ujian ini tidak penting !!, perbaiki kualitas guru dan sistem pembelajrannya di buat menyenangkan seperti Pr kita buat katannya menjadi oleh oleh
Sekian Dari Saya Terima Kasih
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Kurikulum belajar di negara kita menurut saya sih agak kacau, malah sekarang rencana katanya mau ditambah lagi,kasihan anak-anak sekarang
BalasHapus